Oleh, Pilipus Robaha*
***PT FREEPORT INDONESIA. Sudah lebih
dari ratusan artikel menuliskan tentang perusahan tambang terbesar di dunia
itu. Dan ada beberapa yang sempat saya baca dan dua yang masih saya ingat
judulnya “Kesenjangan Upah di Freeport Disebut Bentuk Neo-Kolonialisme” dan “Sejara
Freepot di Indonesia” itu dua judul yang masih saya ingat, sayangnya saya lupa
penulisnya. Dua artikel itu, saya baca di Berdikari online. Dan tiada salahnya kan bila saya menambah daftar orang yang
pernah menulis artikel tetang perusahan yang mempekerjakan lebih dari 32.000
orang itu, dengan kepribadian sendiri. Mengingat lagi hangat-hangatnya
perebutan saham antara Indonesia yang adalah satpam dan McMoRan sebagai pemilik
saham. Sementara orang Papua sebagai pemilik kekayaan alam yang dieksploitasi
diam membisu***

